Tentang
Sanggar Ikhtiar adalah ruang praktik seni dan budaya berbasis komunitas di Desa Kasugengan Kidul, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon. Kami memahaminya sebagai laboratorium untuk mempraktikkan seni sebagai cara hidup bersama.
Nama kami berangkat dari kata ikhtiar: kesungguhan untuk terus berusaha, meski kita tidak sepenuhnya menguasai waktu, hasil, atau bagaimana kerja kita kelak dikenang. Bagi kami ikhtiar bukan semboyan, melainkan kebiasaan: datang, mencoba, mencatat, lalu mencoba lagi bersama-sama.
Kata sanggar memiliki arti sebagai tempat pertemuan untuk bertukar pikiran tentang suatu bidang. Hari ini sanggar lebih sering dibayangkan sebagai sanggar seni tradisional. Kami ingin memaknainya ulang dengan lebih luas: tempat belajar, berpraktik, dan mengorganisasi diri bersama sesama.
Kami bekerja lewat empat praktik yang saling bersambung dan tidak harus berurutan:
• Belajar — lewat workshop, obrolan, kerja bersama, dan bertukar pengalaman.
• Memetakan — memahami orang, tempat, sejarah, dan hubungan yang membentuk sebuah praktik budaya.
• Mengarsip — mencatat, merawat, dan memberi konteks pada pengetahuan agar bisa dibuka dan dipakai kembali.
• Menerbitkan — mengedarkan pengetahuan lewat terbitan, zine, pameran, dan dokumentasi.
Sanggar terbuka bagi warga sekitar, seniman, pelajar, peneliti, dan siapa saja yang ingin terlibat. Lihat Jadwal untuk kegiatan terdekat, atau tanyakan lewat WhatsApp bila ingin memakai ruang atau berkolaborasi.
Sanggar Ikhtiar bekerja bersama Graphic Handler, Kiwari Kolektiv Studio, Yayasan Pustaka Seni Indonesia, Kopi Sanggar Ikhtiar, dan Toko Rupawan, serta jejaring yang lebih luas.